Viralnesia – Tidak perlu dipungkiri lagi jika Indonesia adalah pewaris sah kebudayaan dunia. Nyatanya, setiap bangsa di Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beragam. Dari Jawa, Sunda, Asmat, Dayak, Madura, dan lainnya.

Bukan hal yang muluk pula jika Indonesia berani mengklaim dirinya sebagai pewaris sah kebudayaan dunia, karena dulunya di Nusantara ini berdiri banyak kerajaan yang kepemimpinannya hingga seluruh dunia, seperti Lemuria, Sriwijaya, dan Majapahit.

Sebagai bangsa yang memiliki peradaban adiluhung, tentunya ada banyak monumen yang dapat dijadikan bukti sejarah. Ada prasasti, dokumen cetak, dan bangunan bersejarah. Salah satu yang paling terkenal adalah candi.

Candi Yang Sangat Presisi

Tidak sedikit arsitek dan ahli rancang bangun yang menyatakan bahwa candi dibangun dengan ilmu arsitektur yang sangat canggih. Nyatanya candi dibangun dengan bentuk yang sangat presisi. Bahkan teknik yang digunakan adalah teknik kait, dimana tidak dibutuhkan alat atau sarana penyambung antara satu bahan dengan bahan lainnya.

Dua candi yang paling terkenal saat ini adalah Borobudur dan Prambanan. Dua bangunan bersejarah ini dianggap mewakili kepercayaan, kebudayaan, dan peradaban pada masa kerajaan tertentu.

Tapi tahukah Anda bahwa masih banyak candi yang lebih besar dari Borobudur dan Prambanan di Indonesia?

Candi Yang Sangat Presisi

Candi Yang Sengaja Disembunyikan

Tidak sedikit yang tidak tahu bahwa sebenarnya Indonesia memiliki banyak candi yang masih bagus dan sangat besar. Candi-candi itu dilapisi logam yang kilaunya akan membuat siapapun yang memandangnya kagum.

Tapi karena dikarenakan sebab yang merupakan ketentuan semesta, maka candi-candi tersebut disembunyikan. Dengan maksud dan tujuan supaya tidak dijarah oleh orang-orang yang enggan memelihara peninggalan leluhur.

Buktinya?

Candi Yang Sengaja Disembunyikan

Banyaknya candi yang ditemukan dan situs kuno seperti gunung padang semakin memperkuat hipotesa adanya candi yang sangat besar. Misalnya candi yang ditemukan di wilayah Wonosobo dan Purworejo. Jika kedua candi itu digali secara total, maka bukan tidak mungkin luas dari candi Borobudur akan dianggap kecil jika dibandingkan dengan candi tersebut.

Sayangnya, saat ini upaya untuk melakukan penggalian secara menyeluruh belum dapat terlaksana karena di atas tanah-tanah itu sudah banyak penduduk yang mendirikan rumah.