Viralnesia- Dalam dunia dongeng atau cerita-cerita sejarah kelautan, bajak laut selalu digambarkan sebagai sosok yang hampir selalu memnggunakan penutup mata. Namun, tahukah kamu mengapa bajak laut dan penutup mata menjadi dua hal yang tak dapat dipisahkan? Apakah semua perompak selalu dan harus buta dengan satu mata?

Atau apakah yang melandasinya adalah karena soal “mode”? Atau mungkinkah mereka menyembunyikan semacam alat penglihatan malam kuno yang tidak diketahui oleh dunia hingga hari ini? Lalu sebenarnya kenapa sih mereka memakai penutup mata?

bajak laut asia tenggara
Ilustrasi perang bajak laut di sebuah dek kapal (Dok. Istimewa)

Ternyata alasannya sungguh sangar sederhana, yaitu karena cahaya. Ya, pada zaman sebelum era listrik masuk, kapal-kapal bajak laut tak memiliki lampu. Hal tersebut membuat bagian dalam kapal akan gelap karena sedikit atau tidak ada cahaya sama sekali.

Sementara itu, ketika siang tiba tentu saja geladak kapal akan banyak terpapar sinar matahari sehingga akan sangat terang. Nah, mata manusia pun membutuhkan waktu hingga 10 menit untuk dapat beradaptasi dengan keadaan yang sangat gelap atau ketika keadaan sangat terang.

Bajak laut
alasannya sungguh sangar sederhana, yaitu karena cahaya.

Maka dari itu, para bajak laut pun menggunakan penutup mata agar dapat langsung beradaptasi dengan keadaan tersebut. Misalkan saja ketika mereka tengah bertarung di atas dek kapal yang sangat terang lalu semakin lama mereka akan turun ke dalam kapal.

Nah, setelah mereka melihat cahaya terang tersebut, tiba-tiba mata mereka pun harus melihat ruangan yang gelap di dalam kapal. Penutup mata tersebut lah yang membuat mereka cepat untuk beradaptasi denngan cahaya. Namun, perlu juga diketahui jika tak semua bajak laut memakai penutup mata lho…