Viralnesia– Bagi kamu yang merasakan masa kecil di era 90an tentu kamu pernah dong dengerin cerita di balik uang kertas 500 rupiah? Jangan cekikian dulu ya, karena kamu yang hidup di generasi ini pun tentu pernah dengar cerita legendaris di uang berwarna hijau tersebut.

Ya, uang kertas yang memiliki gambar monyet ini diedarkan dengan beberapa tahun emisi yakni 1977, 1982, dan 1992.

Uang ini sih biasanya sering kamu dapatkan dari ibu atau ayah untuk jajan di sekolah. Tentu aja, di zaman itu uang 500 rupiah udah bisa buat beli bermacam-macam jajanan ya, gaes. Kalo sekarang? Tentu kamu tahu jawabannya.

Ini ceritanya…

Suatu ketika seorang teman A datang ke rumahnya. Seperti pada umumnya, sebelum kita masuk ke rumah, ia pun berinisiatif untuk mengetuk pintu rumah si A.

” Tok tok tok, Bu, si A ada?

“Iya, ada tuh di belakang…” jawab si Ibu.

“Lagi apa e, bu? tanya si teman A.

“Biasa, itu lagi panjat pohon di kebun belakang.” jawab ibu A sembari mempersilakan teman A masuk ke rumah.

Setelah percakapan ini selesai, tentu saja kamu akan membalikkan uang kertas 500 rupiah tersebut bukan? Dan jawabannya…

Gambar orang utan pun menjadi sebuah penutup cerita.

uang kertas 500 rupiah
Orang utan menjadi penutup cerita dari kisah uang 500 rupiah kertas ini (Dok. Istimewa)

Uang Rp 500 bergambar monyet ini beredar hingga tahun 2011 walaupun pecahan uang Rp 500 masih beredar hingga saat ini namun yang beredar hanya jenis uang koinya.

Namun, disamping legendarisnya cerita di balik uang kertas 500 rupiah tersebut ternyata banyak pula para pemburu uang kertas kuno mencari uang legendaris ini.

Pasalnya, uang tersebut memang sudah mulai langka dan tidak diedarkan lagi oleh pemerintah.

Salah satu pedagan uang kertas kuno bahkan mengungkapkan jika uang Rp 500 kertas  ini kini dijual belikan dengan harga kisaran Rp 20.000 untuk setiap lembarnya.

Nah, kamu masih punya uang kertas legendaris tersebut? Atau jangan-jangan kamu masih ketawa geli gara-gara dulu kamu sering menjadi tokoh di uang kertas tersebut.