Viralnesia – Ada-ada saja tingkah laku pengendara kendaraan bermotor. Mulai dari pengendara sepeda motor, mobil, hingga sopir angkot. Ketika berada di jalan raya, pasti ada saja suatu cerita atau kisah yang lucu dan layak diceritakan. Salah satunya adalah tentang kekompakan gotong royong penumpang angkot ini.

Jalur busway tidak pernah kehabisan stok cerita. Setelah kisah pengendara sepeda motor yang di-php pengendara motor lainnya ketika mengangkat motor, kini ada aksi unik dari sopir dan penumpang angkot.

Nekat Angkat Separator

Dalam video tersebut terlihat jelas bahwa sopir angkot sangat ingin keluar dari jalur busway. Mengapa? Karena selang ratusan meter ada polisi yang sudah siap menghadangnya. Tentunya sopir ini takut ditilang, karena ia memang sudah melanggar peraturan lalu lintas.

Tak habis akal, ia pun meminta tolong kepada para penumpangnya untuk membantunya menggeser separator supaya angkotnya dapat keluar dari jalur busway. Entah pakai jurus atau ilmu hipnotis apa, nyatanya para penumpang pun turut serta membantunya. Mungkin saja para penumpang juga ingin segera sampai ke tempat tujuan.

Hubungi Kami, Untuk Main Judi Sekarang! SIAP MELAYANI 24 JAM..

Flower

https://www.youtube.com/watch?v=3Br74zA_Wk4

Ternyata aksi dari sopir angkot dan para penumpangnya ini berhasil membuat lalu lintas di kedua sisi, baik di jalan raya atau di jalur busway menjai macet. Singkat cerita, kemacetan tersebut pun menarik perhatian petugas yang berada di sekitar jalur tersebut.

Akhirnya angkot tersebut didatangi oleh polisi yang sedang bertugas. Melihat separator digeser sedemikian rupa, maka petugas pun memerintahkan sopir supaya mengembalikan separator ke posisi semula.

Selain itu, sopir pun juga mendapat hukuman tilang. Ibarat sudah berusaha dan capai, toh akhirnya tetap ditilang juga. Mungkin jika si sopir sudah tahu akhirnya, ia akan rela untuk ditilang saja. Sehingga tidak perlu kecapaian menggeser dan mengembalikan separator ke posisi semula.

Peristiwa Lama

Menurut keterangan dari Kanit Lantas Polsek Metro Penjaringan, Kompol Rizeria Rimmin mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada bulan Februari 2018. Jadi sudah beberapa bulan yang lalu. Tapi kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk masyarakat supaya taat berlalu lintas. Supaya nyaman, aman, dan selamat.