Viralnesia – Ada satu kesamaan yang dimiliki oleh penjual mie ayam keliling. Baik dari wilayah Sabang hingga Merauke, sebagian besar gerobak mie ayam keliling di Indonesa berwarna biru. Sedangkan untuk rasa, tiap gerobak memiliki aroma dan rasa yang khas.

Komposisi menunya pun tidak terlalu jauh berbeda, seperti mie, minyak khusus, saus, kecap, daun sawi, suwiran daging ayam, sambal, dan beberapa potong kerupuk pangsit. Oya, jangan lupa kuah yang hampir memenuhi mangkuk.

Menurut mitosnya sih kakek moyang penjual mie ayam di Indonesia berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah. Kalau menurutmu?

Gerobak Mie Ayam Keliling Adalah Kode

Gerobak Mie Ayam Keliling Adalah Kode

Hubungi Kami, Untuk Main Judi Sekarang! SIAP MELAYANI 24 JAM..

Flower

Beberapa ratus tahun yang lalu, Wonogiri merupakan sebuah wilayah yang sangat makmur dan kaya raya. Dipimpin oleh seorang raja yang bergelar ‘Penjaga Keseimbangan Dunia’. Hampir seperti seluruh raja di pulau Jawa, pasti memiliki hubungan khusus dengan Laut Selatan.

Berdasarkan rumornya, para raja di pulau Jawa termasuk salah satunya adalah raja yang berasal dari Wonogiri memiliki hubungan khusus dengan penguasa pantai selatan. Banyak yang mengatakan bahwa hubungan itu adalah ‘pernikahan’.

Tapi kurang tepat jika yang dimaksudkan adalah hubungan ‘pernikahan’. Melihat perbedaan usia yang signifikan, hubungan yang dimaksud lebih tepat jika disebut sebagai hubungan darah. Karena dalam kode gerobak mie ayam tersirat dengan sangat jelas bahwa penguasa laut selatan adalah manusia.

Biru Identik Dengan Laut

Biru Identik Dengan Laut

Hanya ada dua hal yang terlintas dalam pikiran manusia saat disebutkan kata ‘biru’. Yang pertama adalah langit dan yang kedua adalah laut. Dan keduanya memang benar, karena gerobak mie ayam keliling memiliki makna terkait dua tempat tersebut.

Secara ilmu tanda, dapat ditangkap dengan jelas pesan yang ingin disampaikan oleh pasukan khusus sang raja yang bergelar ‘Penjaga Keseimbangan Dunia’. Beliau ingin memberikan pesan kepada anak cucu bahwa di laut selatan dan langit Nusantara ada peradaban lain yang hidup berdampingan dengan peradaban saat ini.

Pastinya mereka selalu melakukan patroli di wilayah Indonesia. Mereka selalu berkeliling untuk memastikan ‘peninggalan’ mereka tetap aman, dan keberadaan mereka tidak diketahui. Biasanya mereka menyamar sebagai sosok hantu.