Pada Hari Jadi Kabupaten Banyuasin ke 17 tahun, Pemerintah BANYUASIN akan menghadirkan artis dangdut kondang Via Vallen Red dalam acara perayaan HUT festival Banyuasin yang ke 17 dan selain itu juga di adakannya Door Prize dalam acara tersebut.

Pada acara tersebut ditafsir nantinya akan menghabiskan dana anggaran sebanyak 1,4 Miliyar Rupiah. Hal ini lantas saja menuai protes dari berbagai organisasi, salah satunya datang dari organisasi Resimen Masyarakat Miskin Banyuasin, Sepriadi Pratama selaku ketua Resimen Masyarakat Miskin Banyuasin  memprotes mengenai kegiatan acara tersebut, Sepriadi hingga membentangkan spanduk di tengah jalan sebagai salah bentuk protesnya.

Acara Via Vallen memakan dana sebesar 1.4 M

Menurutnya anggaran yang akan digunakan untuk acara perayaan festival HUT Banyuasin yang ke 17 hingga menghabiskan 1,4 Miliyar Rupiah terlalu berlebihan, menurut Sepriadi akan lebih berguna apabila dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur mengingat buruknya infrastruktur di BANYUASIN, dimana banyak jalanan dan jembatan yang rusak dan memperlukan perbaikan.

“ Bukanlah suatu permasalah apabila dalam HUT BANYUASIN yang ke 17 menghadirkan seorang artis selama ada  anggarannya, yang mana artinya kegiatan HUT BANYUASIN sudah disesuaikan dan tidak melebihi dengan anggaran yang sudah ada”  menurut Emi Sumiarti sebagai seorang Anggota DPRD Banyuasin.

Pemerintah BANYUASIN tidak transparan

Mengenai pelaksanaan acara HUT BANYUASIN, Pemerintah BANYUASIN tidak transparan mengenai dana anggaran pelaksanaan acara tersebut. Menurut Sepriadi Pratama akan lebih baik apa bila pemerintah transparan mengenai dana anggaran acara tersebut, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, dan dia menambahkan daripada mendatangkan artis Ibu Kota lebih baik anggaran yang ada tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur di BANYUASIN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here