Viralnesia– Sosok wasit Mark Clattenburg memang tak asing lagi dalam dunia sepakbola Eropa. Meski kerap menuai kritikan berkat keputusannya di lapangan hijau, ia pun juga berhasil membuktikan prestasi yang gemilang dalam jagat perwasitan.

Dialah salah satu pengadil pertandingan sepakbola terbaik yang dimiliki Inggris. Bahkan meski ia sudah pindah di Arab Saudi, ia pun tetap konsisten dalam menunjukkan kehebatannya.

Salah satu yang tak disangka-sangka adalah ketika ia menghentikan pertandingan sepakbola ketika azan berkumandang. Meski terlihat sepele, namun syarat akan makna, dimana dirinya mencoba untuk mengajarkan sebuah toleransi di tengah perbedaan.

Begini kisahnya…

Saat itu, Mark yang memimpin pertandingan antara Al-Fayha melawan Al-Fateh di kompetisi Piala Raja Arab Saudi menghentikan pertandingan untuk menghormati suara azan yang berkumandang. Stadion King Salam Sports City yang begitu megah inilah menjadi saksi atas tindakan terpuji sang wasit. Tak lama setelah azan selesai berkumandang, ia pun melanjutkan laga tersebut.

Sebelum dirinya menuliskan kisah manis dengan tindakannya menghentikan pertandingan ketika azan berkumandang, Mark juga telah lebih dulu menorehkan segudan prestasi besar dalam karier sebagai seorang pengadil lapangan.

Lelaki yang berasal dari Newcastle ini terbukti sebagai salah satu wasit terbaik karena berhasil menyabet sebuah penghargaan sebagai wasit terbaik tahun 2016. Jam terbang sang pemimpin pertandingan ini pun juga sudah terbukti dengan beragam pertandingan yang berhasil ia pimpin seperti partai puncak Liga Champions, FA Cup hingga final kejuaraan Benua Biru. Dalam sejaranya ia memulai karir wasitnya pada tahun 2004 di Liga Inggris dan 2006 sebagai seorang wasit FIFA.