Di zaman sekarang, transportasi menjadi salah satu kebutuhan sekunder yang penting. Karena tuntutan era, mobilitas manusia pun semakin cepat. Sehingga untuk membantu manusia dalam beraktivitas dibutuhkan alat bantu transportasi.

Oleh karena itu, sangat wajar jika saat ini tiap lembaga atau instansi pendidikan menanyakan transportasi yang digunakan oleh peserta didiknya untuk mencapai sekolah atau kampus. Biasanya hal ini digunakan sebagai data untuk instansi yang bersangkutan supaya dapat menentukan kebijakan yang tepat untuk peserta didik terkait transportasi.

Tapi belum lama ini ada kejadian viral yang membuat netizen bertanya-tanya. Hal ini disebabkan oleh screenshot yang menunjukkan laman profil mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Dalam laman tersebut ada berbagai kolom yang wajib diisi, salah satunya adalah transportasi yang digunakan oleh mahasiswa. Dalam formulir tersebut, di kolom Transportasi tersedia beragam jenis alat transportasi. Diantaranya adalah sepeda motor, jalan kaki, sepeda, mobil pribadi, angkutan umum, dsb.

Sekilas terlihat seperti formulir biasa yang umum. Tapi, ternyata ada satu pilihan yang mungkin dianggap aneh bagi masyarakat perkotaan, yaitu kuda. Bagi netizen yang di Jakarta, opsi ‘Naik Kuda’ menjadi suatu hal yang aneh.

Laman formulir tersebut diunggah pada hari Rabu tanggal 4 Juli 2018 oleh akun twitter @hanbiun. Pemilik akun tersebut adalah seseorang yang bernama Narnica.

Dalam unggahannya, selain melampirkan screenshot formulir tersebut ia juga menuliskan caption “Siapa juga hari begini naik kuda yaAllah UNJ kenapa sih :(“.

Naik Kuda, UNJ Bikin Geger

Tanggapan UNJ

Karena begitu menghebohkan dunia maya, akhirnya Kepala Humas UNJ, yaitu Asep Sugiarto pun memberikan keterangan dan klarifikasi atas tersedianya pilihan ‘kuda’ dalam kolom transportasi di formulir mahasiswa. Beliau menjelaskan bahwa hal tersebut memang benar adanya.

Menurut beliau, opsi naik kuda memang tersedia dalam laman biodata calon mahasiswa baru UNJ. Baginya sama sekali tidak ada masalah dengan opsi tersebut, karena UNJ menerima mahasiswa yang berasal dari beragam daerah di Indonesia.

Beliau juga menambahkan keterangan bahwa yang dimaksudkan dalam kolom tersebut adalah alat transportasi yang biasa digunakan di daerah asalnya. Jadi wajar saja jika kuda masuk menjadi pilihan. Jika di kota besar mungkin kuda memang sudah tidak digunakan, tapi di beberapa daerah, transportasi kuda seperti delman atau andong masih lazim.

Beliau pun memaklumi dengan viralnya laman formulir tersebut. Tentunya bagi orang perkotaan, pilihan naik kuda dianggap aneh. Lagipula UNJ juga tidak menyediakan parkiran buat kudanya.

Transportasi Kuda untuk Sekolah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here