Viralnesia – Sepertinya, anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar pun tahu bahwa fungsi dari trotoar adalah untuk pejalan kaki. Sepeda dan kendaraan bermotor memang seharusnya melintas di jalan raya. Tapi baru-baru ini ada kejadian pejalan kaki dipukul pemotor.

Meskipun kondisi jalanan memang sering dilanda kemacetan, tapi bukan berarti kita boleh seenaknya mengambil hak orang lain. Salah satunya hak pejalan kaki, yaitu trotoar. Bila melihat kondisi lalu lintas jalan raya di perkotaan, banyak sekali pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan trotoar.

Apapun alasannya hal tersebut tidak dapat dibenarkan. Kecuali jika ada hal yang sangat mendesak dan memang berhubungan dengan nyawa. Misalnya pertolongan kepada orang yang mengalami kecelakaan dan sebagainya.

Tapi perlu digarisbawahi bahwa trotoar fungsinya untuk berjalan kaki, dan digunakan oleh para pejalan kaki. Bukan untuk berjualan ataupun untuk kendaraan bermotor.

Emak-Emak Sang Ratu Jalanan

Alif, seorang pejalan kaki secara kebetulan berhadap-hadapan dengan seorang emak yang sedang mengendarai motor di trotoar. Sebagai pejalan kaki, Alif mengingatkan ibu tersebut supaya tidak mengendarai motor di trotoar.

Emak-Emak Sang Ratu Jalanan

Tapi justru bukan respon positif yang diterima Alif. Ibu tersebut justru marah dan tidak terima kepadanya. Ibu itu berani kepada Alif karena merasa Alif bukanlah petugas yang berhak menegurnya di trotoar.

Helm pun Melayang

Meskipun sudah ditegur secara baik-baik, tapi namanya Ratu Jalanan, pasti tidak suka bila ada orang yang menghalanginya. Alhasil bukan kata-kata maaf ataupun terima kasih karena sudah diingatkan, tetapi Alif justru menerima perlakukan yang tidak mengenakkan.

Tidak cukup di situ saja, Alif juga menerima hantaman helm dari ibu tersebut. Pasti rasanya nyeri dan cukup menyakitkan.

Koalisi Pejalan Kaki mengomentari peristiwa ini bahwa kesadaran masyarakat untuk menghormati hak pejalan kaki masih rendah. Karena itu diperlukan sosialisasi dan aturan yang tegas. Sehingga kejadian ini tidak akan terulang kembali.

Hingga saat ini Alif belum memutuskan apakah akan melaporkan tindakan ibu yang memukulnya dengan helm atau tidak. Tapi Alif berharap adanya tes psikologis untuk pengendara sebelum mendapatkan Surat Izin Mengemudi. Harapannya supaya pengendara sudah matang ketika berkendara di jalan raya.

https://www.youtube.com/watch?v=iiYRxeMVX-s