Viralnesia – Hampir seluruh orang di dunia ini kenal dengan pepatah yang mengatakan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina. Hal ini memang benar. Saat ini kita melihat bagaimana keuletan rakyat Tiongkok di masa lalu menuai hasilnya.

Tiongkok menjadi raksasa dunia. Bahkan negara ini digadang-gadang akan menjadi negara adidaya yang menggantikan Amerika Serikat. Terkait benar atau tidaknya hanya waktu yang bisa membuktikan. Tapi setidaknya, saat ini kita melihat bahwa perekonomian dunia sedang berpihak ke Tiongkok.

Sejak zaman dulu, Cina memang terkenal. Catatan sejarah tentang dinasti-dinasti yang pernah berdiri di wilayah tersebut hampir dikenal oleh seluruh peradaban manusia, dari peradaban barat hingga timur.

Cina Sebagai Pusat Peradaban Asia Timur dan Barat

Cina Sebagai Pusat Peradaban Asia Timur dan Barat

Bila melihat jalur sutra darat, maka sangat wajar jika Cina menjadi pusat peradaban di Asia. Hal ini disebabkan letak geografis yang sangat mendukung. Wilayah yang kini disebut dengan nama Tiongkok menghubungkan Eropa, Asia Barat, dengan Asia Timur.

Oleh karena itu terjadi interaksi peradaban yang sangat intens. Sehingga menciptakan kebudayaan-kebudayaan baru yang akhirnya memberi pengaruh pada berbagai aspek kehidupan, khususnya filosofi, politik, dan ekonomi.

Lambat atau cepat, faktor-faktor itulah yang membuat Tiongkok akan bangkit dan maju sebagai sebuah bangsa.

Kitab Pusaka Negeri Cina

Kitab Pusaka Negeri Cina

Sayangnya, hanya sedikit orang saja yang tahu tentang Kitab Pusaka Negeri Cina. Saat ini, kitab tersebut disimpan dan dijaga oleh orang-orang suci Tibet. Meskipun tidak sembarang orang yang bisa mengaksesnya, tapi demi kepentingan ilmu pengetahuan akhirnya poin-poin penting dari kitab tersebut boleh disebarluaskan.

Diantara isi poin tersebut berkisah tentang sebuah wilayah yang jauh lebih maju dan beradab daripada Tiongkok. Sebuah wilayah yang memiliki julukan Istana Para Dewa. Dalam penggambarannya, istana tersebut dijaga oleh hewan-hewan suci. Mereka adalah Badak, Harimau, Merak, Gajah, Naga, dan Phoenix.

Istana Para Dewa yang digambarkan oleh Kitab Pusaka tersebut merujuk kepada sebuah benua yang bernama Nusantara. Sebuah tempat dimana kemuliaan dan ilmu pengetahuan berada. Selain itu, wilayah tersebut memuntahkan emas dan permata melalui gunung, sungai, dan lautnya.

Sebagai orang Nusantara, sudah jelas bahwa tugas dari anak cucu adalah memastikan bahwa Istana Para Dewa itu tidak akan dan tidak pernah hilang.