Viralnesia – Dalam dunia akademis, teori yang paling terkenal dalam mengungkap asal-usul manusia adalah teori evolusi Darwin. Menurutnya, manusia berasal dari seekor spesies kera.

Dari seekor kera ini, manusia pun mengelami evolusi dikarenakan banyak sebab. Diantaranya lingkungan dan kondisi hidup. Pengaruh iklim dan cuaca sangat mempengaruhi kondisi makanan dan cara bertahan hidup spesies tersebut.

Sayangnya, dalam teori ini disebutkan bahwa ada missing link yang belum ditemukan hingga saat ini. Sehingga teori ini pun masih belum terbukti, hanya sebatas teori saja.

Manusia Bukan Hanya Sapiens

Manusia Bukan Hanya Sapiens

Cukup disayangkan, tapi kesombongan manusia modern menjadi bukti bahwa peradaban yang sedang dijalani oleh masyarakat saat ini merupakan peradaban yang paling primitif. Mengapa? Karena mereka enggan belajar kepada masa lalu. Padahal masa lalu memiliki semua jawaban dari segala pertanyaan.

Dalam kisah kuno diceritakan bahwa ada tiga macam manusia, yaitu manusia yang seperti saat ini (sapiens), manusia kera, dan manusia raksasa. Ketiga spesies ini hidup berdampingan dan kerap bekerja sama untuk membuat bumi pertiwi makin lestari.

Sebuah naskah menyebutkan bahwa bumi pernah mengalami bencana katastropik yang memusnahkan dua spesies manusia, yaitu manusia kera dan raksasa. Beruntung manusia sapiens berhasil menyelamatkan diri dan terus berkembang biak hingga saat ini.

Bukti Dan Fakta

Bukti nyata dari adanya manusia kera dan raksasa adalah setiap bangsa memiliki rekam jejak masa lalu terhadap spesies tersebut. Untuk manusia kera, orang Nusantara mengenal Hanoman, Subali, Sugriwa, dan Anggada. Sedangkan untuk manusia raksasa bangsa kita mengenal tokoh seperti Rahwana, Kumbakarna, dan Gatot Kaca.

Bukti Dan Fakta

Kebanyakan dari mereka tidak meninggalkan fosil, karena hobi spesies pada zaman dahulu adalah moksa. Maka mereka pun meleburkan badannya ke alam semesta. Sedangkan untuk spesies yang tidak dapat melakukan moksa, biasanya setelah meninggal mereka diperabukan.

Bagaimana Dengan Dinosaurus?

Coba saja susun ulang tulang atau fosil yang ditemukan. Lebih baik yang menyusunnya adalah orang yang belum pernah mendengar ataupun melihat dinosaurus. Karena dengan begitu hasil yang disusun akan lebih obyektif. Sehingga bisa diketahui bagaimana wujud asli yang sebenarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=-Y8D6gaE_r8