Viralnesia – Dikenal sebagai salah satu negara maju di dunia, pemerintahan Arab Saudi mempunyai sebuah kebijakan yang menarik. Nah, salah satunya adalah terkait tentang pengangguran di negeri tersebut yang mendapatkan tunjangan dari pemerintah.

Ya, pemerintah Arab Saudi beri tunjangan bagi lebih dari satu juta warganya yang menganggur di sebuah negeri yang dikenal sebagai salah satu penghasil minyak terbesar di dunia. Besarnya tunjangan bulan ini meningkat 40 persen dari bulan sebelumnya, dan jauh lebih besar dari saat pertama kali diberikan akhir tahun lalu.

Melalui program “Hafiz,” pihak Kerajaan Saudi memberikan subsidi sejumlah 2.000 riyal atau sekitar Rp4,8 juta per bulan selama lebih dari satu tahun kepada para rakyatnya yang masih menganggur. Pemberian tunjangan baru ini diumumkan Raja Abdullah pada beberapa tahun lalu.

raja salman
raja salman (Dok. Istimewa)

Lebih dari 80 persen penerima tunjangan pengangguran adalah wanita. Hal tersebut membuktikan bahwa upaya pemerintah Saudi masih berusaha untuk menciptakan pekerjaan bagi kaum Hawa, walaupun mendapat penentangan dari kaum Ulama.

Tingkat pengangguran di Saudi sekitar 10,5 persen dari 18 juta jumlah populasi. Data Kementerian Tenaga Kerja menunjukkan bahwa para pengangguran telah merugikan Saudi sekitar 5,5 miliar riyal setiap tahunnya. Alhasil, sekitar 90 persen warga Saudi pun akhirnya bekerja di kantor pemerintahan.

Sementara itu, sebanyak 90 persen lapangan kerja di sektor swasta diisi oleh pekerja asing yang jumlahnya mencapai delapan juta orang. Menurut Menteri Tenaga Kerja Adel al-Fakeih, kerajaan perlu menciptakan tiga juta pekerjaan bagi warga Saudi pada 2015 dan 6 juta pada 2030.

arab saudi
kilang minya di arab saudi yang menjadi salah satu kekayaan alam di negara tersebut (Dok. Istimewa)

Nah, pemerintah pun kemudian menerapkan sistem kuota pegawai pada perusahaan swasta, dengan perbandingan yang imbang antara karyawan asing dan pribumi.

Meski pemerintah Arab Saudi menyadari akan jumlah pengangguran yang besar, namun uniknya perekonomian Saudi pun meningkat sebesar 6,8 persen tahun lalu. Kemajuan tersebut adalah berkat dari sektor perminyakan yang berlimpah di tiap tahunnya.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here