Viralnesia– Langit Jepang, tepat di distrik Hiroshima pada tahun 1945 pukul 8:16 mendadak menjadi kelabu. Sebuah bom atom yang dilepaskan dari pesawat pembom B-29 Amerika, menjatuhkan bom atom pertama di atas kota ini. Sekitar 80.000 orang tewas akibat terkena ledakan tersebut dan 35000 di antaranya terluka. Setidaknya 60.000 jiwa diprediksi akan tewas pada akhir tahun setelah terkena efek dari tragedi bom atom tersebut.

Peristiwa tersebut adalah keputusan dari Presiden AS Harry S. Truman yang merasa putus asa oleh respon Jepang terhadap permintaan Konferensi Potsdam untuk menyerah tanpa syarat. Alhasil, keputusan untuk menggunakan bom atom pun digunakan sebagai upaya berakhirnya sebuah perang.

Little boy
Little boy ketika dijatuhkan di Hiroshima (Dok. Istimewa)

Pesawat ‘B-29’ pun meninggalkan pulau Tinian pada 2:45 pada 6 Agustus. Lima setengah jam kemudian, “Little Boy” (sebuah nama bom atom tersebut) dijatuhkan, meledak 1.900 kaki di atas rumah sakit dan melepaskan yang setara dari 12.500 ton TNT. Bom itu memiliki beberapa prasasti yang ditulis pada cangkangnya, salah satunya berbunyi “Salam kepada Kaisar dari orang-orang Indianapolis” (kapal yang mengangkut bom ke Marianas).

Seketika, 90.000 bangunan di Hiroshima luluh lantak, danĀ  hanya 28.000 yang tersisa setelah pemboman. Di kota tersebut pula, dari 200 dokter kota hanya tersisa 20 yang dibiarkan hidup atau mampu bekerja. Dari 1.780 perawat tinggal 150 yang tersisa dan mampu merawat yang sakit serta tengah sekarat.

Menurut karya klasik John Hersey, Hiroshima, pemerintah kota Hiroshima telah menempatkan ratusan siswi untuk bekerja membersihkan jalur api jika terjadi serangan bom pembakar. Mereka keluar di tempat terbuka ketika pesawat Enola gay menjatuhkan muatannya.