Suka main gobak sodor, guys? Udah tahu belum kalo ternyata permainan lari-larian yang juga sangat populer dengan nama Galasin (Gala Asin) ini bukan asli dari Indonesia loh. Meskipun Jogja disebut-sebut sebagai pelopor permainan ini, ternyata permainan satu ini berasal dari Inggris. Dalam beberapa literatur Belanda, Gobak Sodor sendiri sebenarnya diambil dari kata Go Back Through The Door yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia memiliki makna ‘menembus pintu’. Hal tersebut dikarenakan aksen orang Indonesia yang susah dalam mengucapkan bahasa asing, maka jadilah sebutan ‘Gobak Sodor‘.

Dalam salah satu sejarahnya, Gobak Sodor sendiri juga sudah dicatatkan dalam buku kamus Jawa (Baoesastra) yang ditulis oleh WJS Poerwadarminto yang dipublikasikan oleh JB Wolters Uitgevers Maatschappij NV Groningen, Batavia pada tahun 1939. Permainan tersebut pun harus melibatkan dua tim yang terdiri dari 4 hingga 10 anak yang masing-masing memiliki peran sebagai penjaga dan penyerang.

Nah, aturan bermainnya pun sangatlah mudah, dimana setiap penjaga akan menempatkan setiap orangnya di tiap-tiap garis, dimana orang-orang tersebut diumpamakan seperti layaknya sebuah pintu. Mereka pun akan menghadang tim penyerang yang ingin meloloskan diri melewati garis tersebut. Lalu, jika para penyerang tersebut tertangkap atau tersentuh oleh tim penjaga, maka permainan pun berakhir dan mereka akan bertukar posisi.

Meskipun sekilas permainan ini hanya sebatas lari-larian, permainan ini pun juga sarat akan makna agar setiap orang haruslah bekerjasama dengan baik. Namun, mirisnya permainan ini pun nyaris tak pernah lagi dimainkan, apalagi kalau bukan anak yang lebih betah dengan gadget dan duduk manis di rumah.

Hubungi Kami, Untuk Main Judi Sekarang! SIAP MELAYANI 24 JAM..

Flower

Jika pada masa kecil kamu kerap memainkannya, entah di tanah lapang atau arena bulutangkis, apakah kamu masih melihat anak-anak jaman now memainkan gobak sodor?