Teori Bumi Datar memang telah menjadi perbincangan paling populer beberapa bulan ini, dimana dari teori tersebut bermunculan banyak statemen pro kontra akibat perdebatan satu ini.

Menanggapi hal tersebut, pria asal California, Amerika Serikat yang diketahui bernama Mike Hughes berniat meluncurkan roket swadaya untuk membuktikan kebenaran akan teori tersebut.

Ide gila ini memang akan dilakukan oleh Mike Hughes dengan terbang setinggi 1.800 kaki (550 m) pada Sabtu mendatang pada waktu setempat. Ia pun menggunakan roket berbahan logam sederhana yang dirancang sendiri.

Hughes yang dijuluki sebagai Mad atau yang berarti gila ini memperkirakan bahwa roket tersebut dapat mencapai kecepatan 800 km/jam agar dapat menjangkau atmosflat (atmosfer datar).

Hubungi Kami, Untuk Main Judi Sekarang! SIAP MELAYANI 24 JAM..

Flower

“Perjalanan ini hanya merupakan tahap awal dari program antariksa saya untuk membuktikan kebenaran bahwa bumi itu datar,” ujar pria yang memiliki keseharian mengemudi mobil limosin itu.

Tujuan utama dari peluncuran tersebut adalah untuk mengambil gambar yang membuktikan bahwa Bumi yang dihuni manusia ini berbentuk seperti piringan, bukan bola.

Jika hal tersebut dapat dibuktikan tentu teori tentang bumi itu bulat seperti yang sudah diyakini ratusan tahun terpaksa harus gugur.

“Saya akan membungkam mulut mereka (yang percaya Bumi itu bulat),” kata Mike. Ia mengatakan NASA sudah dikendalikan oleh ‘relawan Bumi bulat’, dan Elon Musk membuat roket palsu dari balon udara.

Lelaki paruh baya berusia 61 tahun ini berjanji kepada komunitas Bumi Data bahwa ia akan menampakkan teori ini dengan roket tenaga uapnya tersebut, meskipun ia mengaku harus belajar lebih banyak tentang roket secara teknis.

Mike Hughes

Mike Hughes juga mengungkapkan bahwa proyek penelitian ini juga minim pendanaan meski sudah membuka donasi online, dimana baru sedikit orang yang menyumbangkan uangnya untuk riset ini.

Hughes juga menyatakan bahwa bukan berarti ia tidak mengerti sama sekali mengenai roket. Bahkan ia pun mengklaim dirinya sudah bertahun-tahun berkeksperimen untuk membuatnya.

Pada tahun 2014, ia pun juga telah berjasil membuat roket berawak pertamanya, walau hanya dapat terbang di ketinggian 400 m saja.

“ Merek (NASA) belum pernah mengirim manusia ke luar angkasa. Sudah ada 20 badan antariksa dari Amerika, tetapi saya yang akan menempatkan manusia ke dalam roket dan meluncurkannya,” punkas Mike.

So, kita tunggu hasil dari penelitian Mike Hughes, benarkah bumi itu datar?