85 / 100 Skor SEO

Viralnesia - Per tanggal 17 April 2020 jumlah pasien meninggal dunia akibat Corona Covid-19 terus mengalami peningkatan. Hingga hari ini, jumlah yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah lagi sebanyak 24 orang menjadi 520 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19 masih terus bertambah. Pada hari ini, Jumat (17/4/2020), jumlah yang positif terinfeksi virus ini bertambah sebanyak 407 orang.
"Dengan begitu, jumlah akumulatif pasien yang sudah terkonfirmasi positif sebanyak 5.923 orang," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Namun dibalik semua itu , juga ada berita gembira . Jumlah kasus sembuh dari virus Covid-19 di Indonesia juga terus menunjukkan peningkatan. Adapun angka pasien yang sembuh dari  Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 102 orang . Sehingga total saat ini jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 berjumlah 607 orang.

Data ini berdasarkan jumlah yang tercatat pada Kamis 16 April 2020 pukul 12.00 WIB hingga Jumat (17/4/2020) pukul 12.00 WIB waktu di wama88

Perangi Corona Dengan Inovasi

Corona

Untuk memerangi Covid-19 dan mencegah agar jumlah pasien yang meninggal duania akibat Covid-19 tidak semakin bertambah , Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berharap di masa pandemi virus Covid-19 ini , kita banyak melakukan inovasi.

Hal ini diungkapkannya saat menerima bantuan berupa peralatan medis dan bahan untuk hand sanitizer dari PT Wilmar Nabati Indonesia dan Tanoto Foundation. Di mana, PT Wilmar, mengkonversi bahan minyak kelapa sawit menjadi hand sanitizer.

"PT Wilmar adalah salah contoh sukses dari konversi pabrik minyak goreng menjadi produsen deterjen sebagai alat perang melawan Covid-19," tutur Tito dalam sebuah siaran yang diunggah di Youtube Livestreaming Kemendagri, Jumat (17/4/2020).

Bahkan dia mendorong agar para produsen alkohol atau minuman keras melakukan inovasi hal serupa.
Melakukan inovasi untuk hal yang positif guna memerangi Corona Covid-19

"Produk alkohol banyak juga kita, Corona Covid-19 ini mati dengan alkohol, tapi alkoholnya harus diatas 65 persen ke atas lah. Ini negara tropis, banyak pohon kelapa, pohon nira, perusahaan-perusahaan kimia, alkohol juga ada, yang home industri juga banyak sekali," ungkap Tito.

"Tapi tadinya dipakai buat minuman, dipakai buat arak, dipakai buat ballo (miras daerah), pakai buat tuak, dibuat cap tikus, ini dialihkan, berhenti minuman-minuman itu, alihkan membuat alkohol sanitizer untuk antiseptik," lanjut dia.

Semua Pihak Harus Terlibat

Menurut dia, semua pihak harus terlibat, dalam melawan virus Corona Covid-19 ini.

"Kita harus all out semua baik pemerintah, swasta, masyarakat juga bergerak semua untuk memproduksi alat perang kita menghadapi Covid-19," pungkasnya.