84 / 100 Skor SEO

vietnam berahasil menghentikan penyebaran dan kematian virus corona

viralnesia - Berita bagus terkait perkembangan virus corona, Vietnam berhasil dengan melaporkan 0 (nol) kasus baru untuk pertama kalinya semenjak 6 Maret 2020.

Negeri naga biru itu pertama kali mengonfirmasi kasus infeksi virus corona penyebab Covid-19 pada 23 Januari 2020, Bertepatan dengan hari pertama liburan perayaan Tahun Baru Imlek.

Total kasus corona yang dilaporkan Vietnam sampai hari ini konsisten tidak bertambah.

Catatan kasus di Vietnam, Pada 6 Maret 2020, seorang warga bernama, Hong Nhung  dikonfirmasi positif Covid-19 setelah kembali dari Eropa. Sebelum hari itu, tidak ada laporan infeksi baru selama 22 hari. Akan tetapi, semenjak 6 Maret 2020, infeksi dilaporkan setiap harinya.

Puncaknya, pada 22 Maret 2020, Vietnam mencatat 19 kasus baru. Kasus itu ialah laporan kasus harian terbanyak sejauh ini.

Dari 240 kasus yang ada, 90 kasus telah selesai (pasien sembuh) dan 150 masih aktif (dalam pengawasan dan perawatan). Hotspot Covid-19 terbesar di Vietnam berada di Hanoi dan Ho Chi Minh.

Informasi bagus lain ialah suspect infeksi virus corona turun 935 kasus diperbandingkan Jumat (3/4/2020). Pada Sabtu (4/4/2020) pagi dilaporkan 3.736 suspect menjalani dikarantina di Rumah Sakit Vietnam.

Suspect corona ialah orang-orang yang telah mengerjakan kontak dekat dengan pasien atau telah kembali dari daerah wabah. Setelah mereka ke rumah masing masing, mereka mengkarantina diri dengan beraktifas hanya bermain games online di WAMA88.

Langkah Pemerintah Vietnam, apabila diperbandingkan negara lain di Asia Tenggara, salah satu negara yang tidak mempunyai kasus kematian dampak virus corona.

Dua negara lain yang sejauh ini mencatatkan nol kematian dampak virus corona ialah Laos dan Kamboja. Sementara itu, berdasarkan laporan SCMP, kasus di Kamboja ada 114 kasus dan Laos 10 kasus.

Banyak yang mengevaluasi, Vietnam berhasil dalam menekan penyebaran virus corona di negaranya. Apa saja yang dijalankan Pemerintah?

1. Jarak fisik atau physical distancing

Jarak fisik bukan berarti membatasi produksi, perdagangan, dan layanan penting. Namun, meminta masyarakat untuk tinggal di rumah dan hanya pergi jika ada keperluan mendesak.

Keperluan itu seperti membeli makanan, obat-obatan, bekerja di pabrik, atau fasilitas produksi yang menghasilkan barang-barang penting untuk kasus darurat.
Selain itu, orang harus menjaga jarak fisik yang aman minimal 2 meter dan tidak berkumpul dalam kelompok lebih dari 2 orang di tempat umum.

2. Penerbangan ditangguhkan

Pemerintah Vietnam juga menangguhkan semua penerbangan internasional yang masuk dan menghentikan layanan transportasi darat hingga 15 April 2020 untuk membatasi perjalanan domestik. Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc telah memerintahkan larangan masuk bagi wisatawan dari negara yang memiliki banyak kasus.

Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc telah memerintahkan larangan masuk bagi wisatawan dari negara yang memiliki banyak kasus.

3. Protokol kesehatan Vietnam

Dokter diharuskan mengobati gejalanya, seperti demam dan Memonitor tingkat saturasi oksigen dalam darah pasien.

4. Sekolah libur

Selain itu, Vietnam juga mengutamakan keselamatan siswanya. Kelas-kelas ditangguhkan, jutaan siswa di 63 kota dan provinsi di negara itu libur sejak awal perayaan Tahun Baru Imlek

5. Larangan impor-ekspor satwa liar

Selain itu, Departemen Perlindungan Hutan sementara waktu melarang pengangkutan hewan liar di luar wilayah provinsi atau keluar dari Vietnam.