yandex
Berita UmumBerita ViralTrendingVirus Corona

Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik

Viralnesia - 21 ribu Pemudik diputar balikkan, cocok dengan ketentuan larangan mudik sepanjang pandemi virus Corona ataupun Covid- 19 terus jadi atensi bersama." Terdapat 21 ribu Pemudik yang telah diputar balik yang didominasi oleh roda 4 serta roda 2," tutur Istiono dalam keterangannya.

Bagi Istiono, terus menjadi hari pemudik yang diputarbalik menjadi menurun. Semacam yang terpantau di pos daerah Pejagan, Brebes, Semarang, Ngawi, sampai Surabaya. Realbola

Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik
Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik

 

Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik Percepatan Penanganan Covid-19

Perihal itu menemukan apresiasi besar serta dinilai bagaikan wujud nyata pemahaman warga dalam upaya percepatan penindakan Covid- 19." Harapan kita terus menjadi hari terus menjadi tidak terdapat lagi yang mudik buat menghindari Covid- 19 ini," jelas Istiono.

Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Budi Indra meningkatkan, tercatat telah 300 pesan teguran yang dikeluarkan buat para pelanggar PSBB. Tidak hanya itu, petugas pula menutup kendaraan tidak hanya plat L serta W buat masuk ke Surabaya.

" Kalaupun dapat masuk itu atas dasar pertimbangan petugas di lapangan," kata Budi.

Menunjang keputusan pemerintah buat melarang mudik tahun ini, guna menghindari penyebaran virus Corona ataupun Covid- 19, pihak kepolisian telah memutar balikan 21 Ribu Pemudik.

Masih Terdapat Warga Yang Nekat Senantiasa Mau Mudik

Di informasikan Kepala Korps Kemudian Lintas( Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Istiono, Meter. H dikala meninjau pos pam dan check point di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, tercatat telah sebanyak kurang lebih 21 Ribu Pemudik yang diputar balik oleh petugas kepolisian sampai hari kedelapan Operasi Ketupat 2020.

" Ini jumlah totalitas, mulai dari Lampung hingga Jawa Timur. Lebih kurang 21 Ribu Pemudik yang telah kita putar balikkan," jelas Istiono semacam disitat dari halaman formal Korlantas Polri, Sabtu( 3/ 5/ 2020).

Sedangkan itu, sampai dikala ini memanglah masih terdapat warga yang nekat senantiasa mau mudik. Tetapi, volumennya memanglah terus menjadi hari terus menjadi menyusut. Perihal tersebut, nampak langsung dari Gerbang Tol Banyumanik.

Kendaraan pemudik terus menjadi sedikit sebab telah terjaring di pos pam saat sebelum datang di Semarang, Jawa Tengah." Kita amati kemaren dari Jakarta mengarah perbatasan Jabar sama Jateng di titik Pejagan serta arterinya pula terseleksi dengan ketat.

Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik
Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik

KeKesadaran Masyarakat Untuk Tidak Mudik Semakin Meningkat.

Kendaraan yang melewati tol buat logistik lanjut terus, sebaliknya kendaraan individu kita pilih, jika pemudik hingga kita putar arah, setelah itu di arteri juga demikian, paling utama kendaraan pelat no Jakarta," tambah Kakorlantas.

Kendaraan yang datang di Semarang telah menyusut sampai 50 persen, serta nampak dari jumlah bis yang cuma terdapat 4 ataupun 5 saja, sebaliknya kendaraan individu cuma 2 hingga 3 kendaraan saja.

Harapannya, sampai mendekati lebaran, pemahaman warga buat tidak mudik terus menjadi bertambah." Tidak butuh mudik, sebab Covid- 19 ini wajib kita perangi bersama," pungkas Istiono.

Polisi terus berupaya menegakkan ketentuan larangan mudik Lebaran 2020 sembari melaksanakan pembedahan kemanusiaan sepanjang pandemi virus Corona atau Covid- 19. Kali ini, petugas memberikan beras kepada para pemudik yang koperatif diputarbalik.

Petugas Membagikan Beras Kepada Para Pemudik Yang Koperatif

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengantarkan, langkah tersebut diterapkan di Exit Tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah." Itu yang diputarbalikkan pula diberikan beras. Per mobil 5 kg," tutur Istiono dalam keterangannya, Sabtu( 2/ 5/ 2020).

Istiono menyebut, pembagian beras jadi salah satu langkah persuasif serta humanis Polri dalam menegakkan ketentuan larangan mudik. Sembari senantiasa membagikan bimbingan ke warga berartinya menjajaki arahan pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid- 19.

" Terus menjadi hari terus menjadi turun pemudik. Di titik ini 21 Ribu Pemudik yang telah diputarbalikkan," jelas ia.

Petugas penjaga masing- masing titik pos penyekatan juga berupaya optimal melaksanakan pengawasan. Istiono menegaskan, grupnya tidak hendak membiarkan terdapatnya celah untuk pemudik nakal.

" Kita 24 jam gantian. Ini konsep penyekatan kan tidak boleh ditinggalkan. Yang sahur serta buka puasa gantian. All out terdapat di penyekatan," Istiono menandaskan.

Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik
Polisi Putar Balik 21 Ribu Pemudik
Penyekatan Ini Cuma Buat Orang Mudik

Tadinya, tercatat sampai hari keenam pelaksanaan Pembedahan Ketupat 2020, telah terdapat 21 Ribu Pemudik yang diputar balik lantaran bermaksud keluar ataupun masuk sesuatu wilayah dikala pandemi virus Corona ataupun Covid- 19.

" Evaluasinya 15. 239 kendaraan yang telah kita putar balik," tutur Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin dikala dialog lewat Telegroup Discussion Divisi Humas Polri di kawasan Jakarta Selatan, Kamis 30 April 2020.

Bagi Benyamin, kendaraan individu pemudik mendominasi pembedahan putar balik tersebut baik itu mobil ingin juga motor. Setelah itu kendaraan universal mencakup bis serta elf.

" Penyekatan ini cuma buat orang mudik. Jika benda tidak kita sekat. Kendaraan benda kita senantiasa ijinkan melintas supaya ekonomi ini senantiasa berjalan," jelas ia.

Terdapat sebanyak 52 titik penyekatan segala Indonesia. Di Jakarta sendiri terdapat 19 pos sekat di antara lain kawasan Cikarang Barat, perbatasan Karawang- Bekasi, Bitung, sampai Merak- Bakauheni.

" Tetapi jika ia ingin bekerja, boleh. Ataupun memanglah memiliki tempat tinggal di situ. Ataupun terdapat hal- hal lain semacam keluarga yang wafat. Sebab pembedahan ini merupakan pembedahan kemanusiaan," Benyamin menandaskan.

Related Articles

Back to top button