yandex
Lifestyle

Pacar Posesif? Berikut 5 Cara Menghilangkan Sifat Posesif

Viralnesia- 5 Cara dengan batasan tipis antara rasa sayang dan perilaku posesif. Bahkan, bisa jadi pasangan yang bertindak posesif tidak sadar bahwa itu yang dilakukannya. Apa yang ada di pikirannya hanya ingin pasangan tetap menjadi milik seutuhnya.

Orang yang berlaku posesif belum bisa membedakan batasan mana yang boleh dilewati dan tidak antara dirinya dan pasangan. Padahal, penting memastikan bahwa setiap pasangan respek terhadap hubungan satu sama lain.

Cara Menghilangkan Sifat Posesif

Jika dibiarkan terus menerus,  sifat posesif bisa membuat seseorang berlaku sewenang-wenang terhadap pasangannya.

Bukan tidak mungkin hal ini membuat kesalahan kecil saja menjadi besar dan memicu perbuatan nekat seperti kekerasan kepada pasangannya sendiri.

Beberapa cara menghilangkan sifat posesif di antara nya sebagai berikut di bawah ini  ada 5 Cara:

5 Cara Menghilangkan Sifat Posesif
5 Cara Menghilangkan Sifat Posesif
Untuk mengetahui update terbaru seputar sepak bola, Livescore, hingga jadwal pertandingan kunjungi Realbola.net

1. Memahami Kenapa Muncul Dengan Sikap Yang Posesif

Orang yang bertindak posesif kerap tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya mengganggu pasangannya.

Jika hal ini sudah terjadi, hal pertama yang perlu dilakukan sebagai cara menghilangkan sifat posesif adalah memahami dari mana munculnya sifat itu.

Setiap manusia pasti punya kadar ketakutan hingga insecurity saat menjalin sebuah hubungan.

Hal ini berakar dari banyak hal seperti kepercayaan diri, ketakutan ditolak, ketakutan ditinggalkan, dan banyak faktor lainnya.

Hal yang perlu dilakukan adalah memahami apa pemicu rasa ketakutan berlebih dan cemburu ini, bukan melampiaskan kepada pasangan.

Berdamailah dengan pemicu yang mungkin terjadi di masa lalu dan mulai babak baru yang lebih sehat.

2. Berdamai Dengan Masa Lalu

posesif
pacar kamu posesif?

Masih berhubungan dengan pemicu perilaku posesif, pahami apabila hal ini di alami yang terjadi di masa lalu.

Bisa jadi ada orang yang berperilaku cemburu karena pernah ditelantarkan di masa kecil atau ditinggalkan.

Apapun itu, berdamailah dengan masa lalu. Terima bahwa itu adalah bagian dari hidup yang telah lalu, saatnya memulai hal yang baru.

Jangan sampai masa lalu yang buruk justru menghantui sehingga tidak bisa menjalani masa sekarang dengan baik.

3. Menahan Diri Untuk Mengontrol Pasangan Kita

Orang yang posesif punya kecenderungan merasa CEMBURU, OTORITATIF, bahkan perilaku yang kerap menghukum pasangan jika ada hal yang dirasa kurang pas.

Tak hanya itu, sifat ingin memiliki berlebihan itu kerap playing victim sehingga membuat pasangannya merasa paling bersalah.

Jika ingin berubah sifat tersebut, adalah menahan diri mengontrol pasangan berlebihan. Perhatian boleh, tapi tidak keterlaluan.

Pahami bahwa kontrol berlebihan hanya akan membuat pasangan menyembunyikan sesuatu ketimbang jujur dan memicu sebuah masalah.

4. Mencari Kesibukan Dengan Kegiatan Positif

Ketika merasa cemas berlebih terhadap apa yang dilakukan pasangan saat coba alihkan rasa cemas pada hal lain.

Ada banyak metode yang bisa dilakukan, sesuaikan saja dengan preferensi diri sendiri.

Selain itu, cari aktivitas lain yang bisa menambah nilai diri sendiri serta sesuai dengan minat.

Dengan menekuni aktivitas lain akan ada hal baru yang menyenangkan dan membuat pikiran negatif kepada pasangan berkurang dan menjadi pikiran positif.

5. Berkomunikasi Bersama Pasangan Dengan Kompromi Baik-Baik

Komunikasi adalah kunci saat menjalin hubungan dengan orang lain. Jika ada masalah seperti perilaku posesif, komunikasikan sejelas mungkin dengannya.

Sampaikan apa yang mungkin menjadi pemicunya.

Dengan cara ini, komunikasi akan membantu memahami perasaan satu sama lain.

Diskusikan dengan matang dan dewasa sehingga masalah ini bisa dihilangkan, bukan menjadi batu ganjalan dalam suatu hubungan.

Saat menjalin sebuah hubungan, komunikasi dan kepercayaan adalah kunci yang sangat besar.

Hal-hal lain di luar itu seperti masa lalu, riwayat kehidupan percintaan sebelumnya, atau aspek negatif lain tidak seharusnya mendominasi.

Komunikasi, juga menjadi kunci dalam sebuah hubungan. Pahami bahwa dalam sebuah hubungan terdapat dua insan yang benar-benar berbeda berusaha saling kompromi.

Setiap ada perbedaan harus di komunikasikan dengan baik-baik.

Jika ada yang dirasa tidak pas dalam sebuah hubungan segera cari lah dimana keganjalan tersebut, Bukan memaksakan bagaimana diri kita kepada pasangan, karena setiap individu berasal dari latar belakang yang sangat berbeda.

Baca juga : 6 Cara Mengajarkan Puasa Pada Anak

Jangan sampai perilaku posesif justru menghantui hubungan dan membuat seseorang tak bisa hidup dengan bebas.

Berlaku posesif hanya akan membuat seseorang lelah berlebihan dengan semua prasangka yang muncul di kepala.

Kehidupan percintaan – dan kejujuran di dalamnya – bisa jadi tidak terwujud jika tidak berusaha mengubah perilaku ini, Dan di atas penjelasan dari kami 5 Cara, Menghilangkan Sifat Posesif. Semoga Artikel ini bisa membantu anda ^_^

Related Articles

Back to top button