yandex
Berita UmumLifestyleTrendingWisata

Garuda Indonesia PHK 181 Pilot

Viralnesia - Maskapai Garuda Indonesia baru saja memutuskan PHK atau mempercepat penyelesaian kontrak kerja pilot mereka yang bekerja dengan status hubungan kerja waktu tertentu. Keputusan tersebut berdampak terhadap 181 pilot.

Ketua Asosiasi Pilot Garuda (APG) Capt Bintang Muzaini menyebut 181 pilot Garuda terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) per tanggal 1 Juni 2020. Ia mengatakan asosiasinya sudah menyatakan keberatan atas keputusan perusahaan tersebut.

Pilot Garuda Indonesia
Pilot Garuda Indonesia

Jadwal terbaru, Live score, prediksi akurat, tebak score, permainan game online, prediksi terkini dapatkan semua pemberitahuan terupdate hanya di Realbola.net

"Cuma 3 x 24 jam pemberitahuannya dan di hari libur panjang Sabtu, Minggu, Senin. Yang seharusnya ada di kontrak sepengetahuan kami itu paling 30 hari atau ada yang lebih ada yang sampai 90 hari, itu juga yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tambahnya.

Padahal menurutnya, pilot-pilot tersebut masih layak terbang dan mendukung operasional perusahaan jelang masa normal. "Justru itu yang senior- senior semua, pilot terbaik kami," katanya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan yang perlu ditempuh perusahaan untuk meredam tekanan yang diakibatkan oleh penyebaran virus corona.

"Melalui penyelesaian kontrak tersebut Garuda tetap memenuhi kewajibannya atas hak-hak penerbang sesuai masa kontrak yang berlaku," kata Irfan

Garuda

Garuda Indonesia merumahkan 800 karyawan

Garuda Indonesia merumahkan sementara sekitar 800 karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama tiga bulan terhitung sejak tanggal 14 Mei 2020 lalu.

Kebijakan perumahan karyawan dengan berstatus PKWT, merupakan upaya lanjutan maskapai penerbangan pelat merah itu untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah dampak pandemi Covid-19.

Garuda Indonesia memastikan, kebijakan itu telah melalui kesepakatan dan diskusi antara karyawan dengan perusahaan.

Baca Juga : Garuda Indonesia Rumahkan 800 Karyawan Dan Sejumlah Pilot Di PHK

"Dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya pemutusan hubungan kerja (PHK),” kata Irfan Setiaputra

Sebelumnya Garuda telah melaksanakan sejumlah upaya strategis untuk memastikan keberlangsungan bisnis. Misalkan saja mereka melakukan negosiasi sewa pesawat, restrukturisasi jaringan dan efisiensi biaya produksi.

Garuda Indonesia juga menyesuaikan gaji jajaran komisaris, direksi hingga staf secara proporsional. Para direksi dan komisaris tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR).

Related Articles

Back to top button