Viralnesia  - Baru-baru ini model Gigi Hadid dan penyanyi Zayn Malik dikabarkan balikan setelah beberapa kali menjalin hubungan putus-nyambung.

Sebelumnya, Gigi dan Zayn memang sudah pernah putus dan akhirnya memutuskan untuk kembali dengan alasan hubungan mereka masih bisa dilanjutkan.

Tips Balikan dengan mantan
Tips Balikan dengan mantan

Faktor Pendukung balikan dengan matan

Jika dilihat dari kasus Gigi Hadid dan Zayn Malik, sepertinya balikan dengan mantan itu merupakan keputusan yang mudah. Padahal tidak semudah itu, sebab ada banyak hal yang harus dipertimbangkan.
Lalu apa yang biasanya mendorong seseorang memutuskan untuk balikan dengan mantan? Menurut Liza M. Djaprie, seorang Clinical Psychologist & Hypnotherapist, ada banyak hal yang menyebabkan kita ingin kembali dengan mantan kekasih.
Selain karena masih cinta, kenyamanan atau zona nyaman yang kita rasakan bersama mantan selama menjalin hubungan, juga biasanya menjadi faktor yang menyebabkan kita menginginkan balikan dengan mantan.
“Ada banyak faktor sebenarnya. Pertama karena memang masih cinta, kemudian berikutnya karena faktor kenyamanan. Pasangan kita ini sudah menjadi zona nyaman kita.
Karena merasa sudah saling mengenal, sudah tahu kebiasaan masing-masing seperti apa, keluarga mantan seperti apa, hingga hobinya dia apa, kita sudah sangat tahu dan familiar.
Nah, itu bisa membuat kita merasa sangat nyaman ketimbang harus mencoba menjalin hubungan dengan orang baru yang semuanya harus mulai dari awal lagi,” ungkap Liza
Hal tersebut bisa terjadi karena tidak semua orang menyukai perubahan. Dan kalaupun terjadi perubahan, mereka menginginkan sesuatu yang pasti.
Perasaan familiar dengan segala hal tentang mantan kekasih membuat kita lebih memilih balik saja ketimbang keluar dan berkenalan dengan orang baru.
kembali dengan mantan memang bukanlah hal yang dilarang. Namun Liza M. Djaprie menjelaskan bahwa kita harus memiliki alasan kuat mengapa ingin memutuskan untuk balikn.
Hal pertama yang harus diketahui adalah apa alasan utama yang menyebabkan Anda dan pasangan putus.
Jika putusnya hanya karena masalah sepele, mungkin setelah melewati diskusi dan kesepakatan, balikan bisa menjadi jalan keluar yang baik bagi Anda dan pasangan.
Namun jika masalahnya sudah menyangkut perselingkuhan atau terjadi kekerasan dalam hubungan, itu sudah pasti tidak bisa dilanjutkan lagi. 
“Kita memang harus benar-benar tahu apakah hubungan yang kita jalani itu layak untuk dilanjutkan atau tidak. Kita harus berusaha memiliki berbagai perspektif, baik positif maupun negatif jika memang ingin memutuskan untuk kembali.
Pertimbangannya apa, itu yang harus kita ketahui dengan jelas sebelum memutuskan untuk balikan,” jelas Liza. M. Djaprie.
Jika memang tidak memungkinkan untuk balik lagi, Liza menyarankan agar kita bisa menerima kenyataan bahwa perasaan sedih, sakit hati, kecewa, dan marah karena putus cinta itu memang merupakan salah satu proses kehidupan yang harus dijalani.
“Kalau belum bisa move on dari dia, ya tidak apa-apa. Kalau merasa terganggu melihat dia di media sosial, diblokir dulu saja, itu boleh.
Kalau nanti sewaktu-waktu ketika sudah bisa move on tapi tiba-tiba masih teringat lagi, ya tidak apa-apa nanti dicoba lagi untuk melakukan rutinitas seperti biasa dan membuka diri dengan orang-orang baru. Jika ini dilakukan setiap hari, lama-lama akan berlalu juga.
Tapi memang kadang ada sebagian orang yang tidak sabar dan mau ambil jalan pintas dengan balikan,” ungkap Liza.
Jadi Ladies, jika Anda ingin balik dengan mantan, pertimbangkan dulu dari berbagai perspektif, apakah hubungan Anda dan pasangan masih patut dilanjutkan.
Jangan sampai keputusan Anda untuk balikan dengan mantan hanya karena keinginan sesaat yang akan disesali kemudian hari ya Ladies.
Sekian informasi dari WAMA88 , semoga informasi dapat bermanfaat bagi anda dan kami ucapkan terimakasih.