Manfaat Alquran untuk terapi Covid-19  merupakan salah satu obat bagi penyakit, tidak terkecuali Covid-19. Hal tadi disampaikan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Integrasi Quran (PPIQ) 368, Bandung Jawa Barat, KH Iskandar Mirza."Khusus buat dokter, perawat, dan tim medis yg beragama Muslim, seluruh ruang perawatan baiknya diaktifkan murattal Alquran sebagai terapi sima'i 24 jam," kata KH Iskandar Mirza misalnya dikutip Ayobandung.Com menurut Republika.Co.Id.

 

Manfaat Alquran untuk Terapi Covid-19

 

Penulis buku "Sehat dengan Alquran Terapi & Stimulasi Quran" ini menyampaikan, terapi sima'i atau terapi mendengarkan Alquran 24 jam ini akan lebih efektif terhadap proses penyembuhan pasien. Bahkan istilah KH Mirza, tim medis yang beragama non-Muslim jua bisa memakai metode ini. "Sebenarnya non-Muslim juga boleh buat terapi mendengar, lantaran Alquran menjadi petunjuk buat insan bukan hanya buat orang Islam," katanya.

BACA JUGA :PENYEBAB Keluarga Lena Huni Gubuk Bermaterial Seng Bekas Kandang Ayam, Anak Terpaksa Putus Sekolah

KH Iskandar Mirja yg juga master trainer pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Motivasi Spiritual Qurani (MSQ) memastikan, obat atau anti virus Covid-19 merupakan Alquran. Tim medis terutama yg beragama Muslim harus meyakini hal ini. "Coba perhatikan ayat-ayat Allah, jika engkau menolong kepercayaan Allah (Islam) maka Allah akan menolong mu.

Manfaat Alquran

Jika kamu menjaga ayat-ayat Allah maka Allah akan menjagamu, bukankah Allah menyampaikan bahwa "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran & kami jua yg menjaganya," istilah Kiai Iskandar Mirza mengutip surat Al Hijr ayat 9. Dia mengutip pula surat Al Isra ayat 82, "Dan sudah kami turunkan Alquran sebagai obat (penyembuh) & rahmat bagi orang orang yang beriman.

Untuk itu, kata dosen PascaSarjana pada UNINUS Bandung ini, orang-orang yg beriman pada Allah SWT wajib yakin bahwa Alquran adalah penyembuh atas virus corona ini. "Siapa saja yg memiliki famili yang terpapar corona, pastikan lakukan terapi khatam quran mulai menurut satu bulan satu kali ialah satu hari baca satu juz," pungkasnya.

Setelah itu,istilah Kiai Iskadar, kita bisa menambah bacaan Alquran satu bulan 2 kali khatam, adalah kita harus membaca Alquran satu hari 2 juz.Lakukan hal ini sampai mampu membaca satu bulan 3 kali khatam yg adalah satu hari membaca Alquran sampai tiga juz. "Rasakan efek terapi dan sensasinya.

Anda akan mendapatkan kebugaran dan kekuatan immunitas yang fantastis," katanya. Khusus buat pasien yang telah dinyatakan positif terjangkit virus corona maka bisa menambahkan bacaan berupa Juz ke-5 yaitu surat An Nisaa ayat 24-147 & juz-7 surat Al Maidah ayat 83 sampai surat Al An'am ayat 110 sebelum menghatamkan Alquran.

 

Covid-19

"Tidak terdapat yang tahu pasti, tetapi kebanyakan anak-anak kemungkinan menyebarkan setidaknya kekebalan jangka pendek terhadap virus corona. Namun sama seperti flu yang dapat bermutasi, demikian juga Covid-19 yg akan menciptakan seorang rentan buat terinfeksi balik ," ucap Dr Peter Jung, dalam pernyataan pada The Huffington Pos.

Walau begitu, Dr Stephen Gluckman selaku dokter penyakit menular pada Penn Medicine & direktur medis Penn Global Medicine beropini, ketika seseorang terinfeksi Covid-19, tubuh akan membentuk kekebalan dalam kebanyakan orang. Artinya, pasien yg telah pulih kemungkinan mengalami kekambuhan daripada terinfeksi kembali.CDC pun menyebutkan, respons kekebalan terhadap Covid-19 masih belum dipahami secara mendetail.

Terutama bagi pasien yang memiliki kekebalan tubuh terganggu. "Pasien yg terinfeksi MERS tidak mungkin terinfeksi pulang setelah mereka pulih, tetapi belum diketahui apakah perlindungan kekebalan serupa juga terjadi dalam pasien Covid-19. Respons kekebalan terhadap virus corona ini belum dipahami," ujar CDC.Para pakar masih melakukan penelitian lebih lanjut buat tahu apakah mungkin pasien yang telah sembuh bisa terinfeksi Covid-19 pulang.

Terlepas dari hal itu, tim pakar menyarankan orang yang sudah terinfeksi buat mengikuti langkah-langkah kebersihan yg disarankan CDC, seperti menjaga jeda fisik, acapkali mencuci tangan, & menutup lisan saat bersin dan batuk.Semoga kasus corona bisa semakin membaik dan dapat di tangani oleh kebijakan pemerintah,dan kita bisa memulai kembali aktivitas sehari-hari kita.Semoga kita senantiasa di lindungi oleh Tuhan yang Maha Kuasa.Terima kasih telah membaca Artikel nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here