yandex
Berita UmumTrending

1 Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini

Viralnesia - Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini.. Ia merupakan salah satu sosok wanita hebat yang dikenang hingga kini karena segala karya-karya dan perjuangannya. Berjuang demi menegakan keadilan di tanah air ini.

Hari ini tepat tanggal 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini. R. A. Kartini sendiri dikenal sebagai Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini. Tokoh emansipasi bagi wanita di Indonesia. Realbola

Dulu, Ia ingin para kaum hawa mendapatkan pendidikan yang setara dengan pria. Berkat perjuangan Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini. kelahiran Jepara ini kini wanita Indonesia dapat mengenyam ilmu pendidikan setinggi-tingginya.

Mengenang perjuangan Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini, hari ini ucapan Selamat Hari Kartini terdengar dari Sabang sampai Merauke.

Kutipan Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini

Berikut beberapa kutipan Wanita Tangguh Bernama Raden Ajeng Kartini. Yang berhasil dihimpun oleh Realbola dari bukunya yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang:

Marilah wahai perempuan, gadis. Bangkitlah, marilah kita berjabatan tangan dan bersama-sama mengubah keadaan yang membuat derita ini. (Hal. 86)

Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri. (Hal. 86)

Hidup ini penuh teka-teki dan rahasia. Manusia mudah berubah-ubah. Jangan selalu mencari sebabnya pada tabiat yang lemah. (Hal. 178)

Jangan menyalahkan, betapapun hina dan rendahnya suatu perbuatan yang tampak, sebelum kamu mengetahui apa yang mendorong orang berbuat seperti itu. (Hal. 178)

Kita harus memiliki kecerdasan lain yang lebih tinggi, yang saling mendukung untuk mengantarkan orang kearah yang dituju.

Disamping otak, hati juga harus dibimbing kalau tidak demikian peradaban tinggal permukaannya saja. (Hal. 178)

Tidak ada sesuatu yang lebih membahagiakan daripada membuat sepasang mata orang yang kita cintai memandang kita dengan penuh kasih dan bahagia. Dan kita merasa kitalah yang menyebabkan kebahagiaan itu. ( Hal. 30)

Untuk dapat menghargai, orang harus dapat mengerti dulu.Dan untuk dapat mengerti, aduh, itu kepandaian yang sukar sekali dicapai! Tidak dapat dipelajari dalam satu hari, bahkan dalam satu tahun! ( Hal. 140)

Dalam setiap hidup tak dapat dihindari, perpisahan adalah tanda pengenalnya, sepanjang hidup terus-menerus. (Hal. 247).

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button