Viralnesia - Menggunakan masker kain menjadi salah satu upaya yang disarankan untuk menghindari penularan virus Corona. Meski disebut tidak seefektif masker medis, penggunaan masker dari kain masih lebih baik, daripada tidak memakai masker sama sekali.

Namun, belakangan ini beredar video di dunia maya yang meragukan kemampuan masker kain dalam melindungi seseorang.

Melalui video tersebut, seorang pria mengatakan bahwa ada cara menguji masker dari kain bisa melindungi serta menyaring partikel dan virus atau tidak. Caranya adalah dengan menyalakan lilin dan coba tiup sambil mengenakan masker.

Katanya, jika api pada lilin tersebut mati, berarti masker dari kain tidak cukup baik. Lantas, bagaimana sebenarnya fakta dan cara mengenali masker yang baik? Simak pembahasannya di bawah ini!

Uji Masker Kain dengan tiup lilin
Uji Masker Kain dengan tiup lilin

Masker Kain untuk Melindungi Diri 

Pria dalam video tersebut mengenakan masker scuba. Kemudian, ia meniup lilin yang ada di depannya lalu api mati. Dia akhirnya mengambil kesimpulan bahwa masker scuba tidak cukup efektif untuk digunakan.

Belakangan ini, masker scuba menjadi jenis masker dari kain yang cukup banyak ditemukan di jalanan. Masker scuba sendiri merupakan sebutan untuk masker dari kain berbahan neoprene atau polychloroprene.

Di tengah kelangkaan masker yang sempat melanda, mengenakan atau membuat sendiri masker dari kain memang menjadi pilihan yang baik. Sebenarnya, bahan masker terbaik untuk menyaring partikel adalah bahan yang dipakai pada masker bedah.

Kendati begitu, ada jenis kain lain yang juga bisa digunakan. Jenis kain yang bisa digunakan, di antaranya sutra dan katun.

Tingkat kemampuan masing-masing bahan kain untuk menyaring partikel adalah kain lap 73 persen, bahan cotton blend 70 persen, sarung bantal antimikroba 68 persen, linen 62 persen, sarung bantal biasa 57 persen, sutra 54 persen, serta katun 51 persen.

Namun jika terpaksa, sebenarnya kamu bisa membuat masker dengan bahan kain yang ada. Ingat, mengenakan masker dari kain masih jauh lebih baik daripada tidak mengenakan masker sama sekali.

masker kain buatan sendiri
masker kain buatan sendiri

Baca juga: Mau Tahu Ciri Air Mani yang Sehat?

Masker dari kain tiga lapis disebut lebih efektif dan bisa digunakan sebagai pengganti masker bedah serta lebih membuat nyaman. Namun ingat, penggunaan masker kain dari tidak boleh lebih dari empat jam.

Setelah itu, masker kain harus diganti. Masker dari kain yang sudah digunakan harus dicuci dan disetrika sebelum digunakan kembali.

Agar lebih efektif, pastikan untuk memilih masker kain yang sesuai dengan ukuran wajah. Masker dari kain yang baik harus bisa menutup mulut, hidung, serta dagu. Selain itu, pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum mengenakan masker.

Hindari menyentuh area masker selama digunakan, tujuannya untuk menghindari kontaminasi pada kain. Segera ganti masker kain yang sudah terlalu kotor atau robek.

Selain mengenakan masker, menghindari penularan virus corona juga bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan tubuh. Jangan terlalu stres ya sobat viralnesia carilah hiburan yang menyehatkan.

Sekian info dari Realbola, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dan kami ucapkan terimakasih.